Tampilkan postingan dengan label menyuu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menyuu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Juni 2012

DORAYAKI

seharusnya postingan pertama saya tentang menu makanan jepang adalah DORAYAKI, tapi entah kenapa saya teringat dengan mochi yang kenyal-kenyal unyu itu. tapi gak papa, sekarang mari kita liat bahan dan cara bikin dorayaki yang resepnya saya kail-kail di om gugu, hahahaha cekidoooooott!!!

untuk isinya sendiri, buat yang gak suka kacang merah, bisa diganti sama kacang ijo atau cokelat. kalo mau alternatif dan coba-coba juga boleh. yang pasti rasanya enaaaakkk...





Bahan:
100 gr tepung terigu
2 sdm gula pasir
1 sdm madu
1/2 sdt garam
3 btr telur
75 ml susu cair
1 sdt margarin untuk mengoles
Isi:
100 gr kacang merah
3 sdm gula pasir
150 ml susu cair
Cara membuat:
1. Campur gula pasir, madu, telur dan garam, kocok hingga kental, tambahkan tepung terigu dan susu cair sedikit demi sedikit, aduk rata.
2. Panaskan cetakan dorayaki atau wajan anti lengket diameter 8 cm, oles wajan dengan margarin.
3. Tuang satu sendok sayur adonan ke dalam cetakan hingga 3/4 tinggi cetakan, biarkan hingga permukaannya berlubang lubang, tutup cetakan, masak hingga bagian bawah berwarna kecokelatan. Angkat.
4. Buat isi: rebus kacang merah hingga lunak, angkat, tiriskan, haluskan. Masak kembali hingga kental, masukkan susu cair dan gula pasir, masak hingga kental, angkat.
5. Oles bagian permukaan dorayaki dengan isi hingga rata, tutup dengan dorayaki lagi, sajikan.


misoshiru

waktu menjelajah om gugu liat-liat makanan jepang yang sekiranya resepnya gampang. tiba-tiba saya kepentok sama satu gambar, dan benar dugaan saya ternyata makanan ini adalah MISOSHIRU.




yaph!!

saya udah pernah nyoba makanan yang satu ini yang saya dapatin di sebuah restoran jepang di kota padang. and you know what?? GAK ENAAAAKKK. saya ketipu sama gambarnya yang terlihat menggiurkan, entah kenapa orang jepang bisa suka gitu sama makanan yang satu ini. lidah orang emang beda-beda ya. ckckck

dari info yang saya dapat, miso shiru ini adalah sup miso yang bahan dasar dashi yang ditambah isi sup berupa sedikit makanan laut atau sayur-sayuran.

sebenarnya makanan ini mungkin enak di lidah anda-anda semua, namun bagi saya sensasi kaldu dari katsuobushi ini sangat "nyentrik" di lidah saya yang sangat sensitif sama yang namanya makanan. mungkin kalau sedikit ditambah saus sambal mungkin flavornya bisa sedikit di manipulasi.

hhahahah

bagi yang mau mencoba, silahkan mencoba!!

okonomiyaki




Bahan:
* 120 gr terigu (tepung okonomiyaki atau tepung tempura kalau ada)
* 175 cc air atau dashi (kaldu)
* 200 gr kol
* 1 butir telur ayam
* daun bawang sesuai selera
* bahan isi: daging, udang, atau cumi-cumi, tako (gurita).  (sesuai selera)
* saus okonomiyaki
* mayones
* katsuobushi (abon ikan yang diserut tipis/bonito)
Cara membuat:
1. Encerkan tepung dengan air atau dashi yang dibuat dari katsuobushi dan kombu, aduk-aduk hingga rata, tapi jangan diaduk terlalu lama karena adonan bisa menjadi keras
2. Tambahkan telur ke dalam adonan
3. Campurkan irisan kol (lebar kira-kira 1 cm) ke dalam adonan, aduk sedemikian rupa agar udara masuk ke dalam campuran adonan agar hasil gorengan tidak keras
4. Tuang sedikit minyak ke atas penggorengan datar, tuangkan campuran kol dan tepung terigu dan bentuk bulatan dengan diameter sekitar 25 cm dan ketebalan 2,5 cm.
5. Hias dengan topping telur (atau telur mata sapi), daging, makanan laut dan sebagainya sesuai selera
6. Tunggu hingga bagian bawah adonan matang betul lalu balik dengan menggunakan dua buah sodet secara bersamaan seperti ketika penjual martabak membalik martabak. Kalau ada, kote (sodet untuk menggoreng okonomiyaki) bisa digunakan untuk membalik okonomiyaki. Bagian paling unik dari memasak okonomiyaki adalah sewaktu membalik okonomiyaki agar tidak patah berantakan.
7. Tunggu hingga daging matang dan kecilkan api
8. Olesi atau tuang dengan saus okonomiyaki sesuai selera
9. Tambahkan mayones Jepang bila suka dan bentuk motif garis-garis agar bagus
10. Taburkan katsuobushi dan aonori (rumput laut bubuk) di atasnya bila suka
11. Potong-potong sewaktu masih berada di atas penggorengan dan hidangkan bersama penggorengannya.
Tips:
* Kalau susah cari saus okonomiyaki, bisa buat sausnya sendiri : saos tomat 3sdm, saos inggris 2sdm, shoyu (kecap asin) 1sdm, saos tiram 1sdm, gula pasir 1sdt, ditambah air yang dicampur sedikit tepung maizena. setelah saosnya mendidih & mengental, matiin api dan tambah 1/2 sdt minyak wijen. jadi saos utk oles2 di atas okonomiyakinya

Jumat, 25 Mei 2012

sate daging vs sate ayam

sebelumnya saya mengucapkan rasa terimakasih kepada dad rio yang merelakan modem ngangaknya saya bawa pulang. beralibikan modem saya kebetulan hari ini koitnya dan donlod-an film yang belum kelar + saya yang gak bakalan bisa ngepost blog untuk beberapa hari kedepan alhasil modemnya sekarang bersama saya *hohoho~~

hari ini ujian farmakol 1, euh saya lagi gak mau ngebicarain ujian kali ini berhubung saya lagi kenyang *hubungan kenyang sama ujian apa coba? -_______-"

ngomong-ngomong kenyang, rejeki saya emang gak kemana sekarang. dikarenakan satu hal hari ini gue ......... *kalo beribadah gak boleh pamer ya :p. jadi walopun dalam keadaan lemah lesu lunglai letoi lepai gue tetep ceria se ceria nya dan masih sempat-sempatnya ngebolokin bang obet sebolok-boloknya sampe mati kata gak bisa ngelawan, wkwkwkwkwkwkw

tapi gak bertahan lama, kelar ashar saya jadi kalem, pendiem, pake suasana agak horor. gimana gak pendiem, cacing saya mulai menampakkan eksistensi ke-horor-an nya di alam sana *baca: perut. elastisitas perut saya mulai menurun, dia makin kecil dan bikin tampang saya makin horor, sayup-sayup terdengar bang obet nanyain dibelakang ke dady rio "dek a nyo bang". saya gak gubris, lagi gak bertenaga untuk mengklarifikasi dengan ekspresi menggebu-gebu saya lurus jalan ke depan.

ceritanya kan udah mau magrib gitu kan, tiba-tiba saya dapat minuman. gak tau dah sapa yang beliin, tapi saya seneeeeeng banget *gratisan sih, akhirnya berpedoman pada jam hape yang pada beda semua dan da idhu rekor dengan kecepatan jamnya saya mulai melepaskan ........ saya, Alhamdulillah.

akhirnya kami berbondong-bondong turun dan sholat magrib dulu di sendik. kelar itu langsung nyerbu tempat makan sate deket sendik. dan akhirnya para cacingers diem setelah ditimbun sama sate satu porsi penuh + es cendol. nyamnyam



nyampe dirumah, saya disambut kepala aslam yang nongol dari balik jendela. biasa temen berantem dirumah yang slalu ngangenin saya tapi gak pernah mau akur sama saya. tapi yang bikin kagetnya bukan itu, tapi sebuah berita bahagia, "ma tu ado sate madura makanlah" dalam hati saya langsung tereak, "what? sate lagi??????" tapi gak papalah, setidaknya tengah malam ntar ada yang nemenin saya buat begadang
hahahahahaha


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...