Rabu, 25 April 2012

heningku akan bungkamku

heningku akan bungkamku tak hentikan diamku akan sepiku
langkah pastiku jejakkan tapak di sepanjang pasir bisuku
anganku akan kehidupanku layaknya sebuah dongeng nirmala
tak nyata dan takkan pernah nyata

kau tahu?
aku sosok yang teramat rapuh akan keadaan
berusaha tegar dalam badai kerapuhan
diamku untuk bungkamku sepiku untuk heningku
selalu jalani badai ini dengan diriku
yang tak mampu gapai teluk kenyataan

kau tahu?
aku memang takkan pernah bisa
tak kan pernah bisa mengendalikan ego diatas pikiranku
pikiran diatas rasa
rasa akanku dan rasa akan sekelilingku

kau tahu?
muakmu akan ku tak sebanding dengan muakku akan ku
akan sikapku
akan egoku

kau tahu?
bencimu akan ku tak sebanding dengan benciku akan ku
akan sikapku
akan egoku

aku tak miliki secuil perhatian mu akan ku
akan sikapku
akan egoku

dan sekarang ku meniti dengan sebelah kaki ku
menggenggam dengan sebelah tangan ku
melihat dengan sebelah mata ku
mendengar dengan sebelah telingaku




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...